Cara Mengatasi Motor Injeksi Brebet

Salah satu permasalahan yang dapat terjadi pada motor injeksi adalah motor yang brebet atau terasa berat saat digas. Motor injeksi terasa berat saat digas salah satunya karena kondisi fuel pump yang sudah kotor. Fuel pump merupakan salah satu komponen yang ada di motor injeksi. Fungsi fuel pump adalah untuk memompa bahan bakar atau bensin yang ada di dalam tangki ke injektor.

Penyebab Motor Injeksi Brebet dan Cara Mengatasinya

ilustrasi (photo: pixabay.com)

Jika fuel pump kotor dan bermasalah, tentunya proses pemompaan bahan bakar dari dalam tangki ke injektor pun menjadi terhambat. Akibatnya, motor injeksi yang semula dapat berfungsi normal seketika dapat berubah menjadi brebet atau terasa berat saat digas. Motor injeksi brebet biasanya disebabkan karena filter yang ada di dalam fuel pump sudah kotor.

Penyebab fuel pump menjadi kotor salah satunya adalah kualitas bahan bakar yang tidak baik. Selain disebabkan oleh kualitas bahan bakar yang tidak baik, kotornya fuel pump juga dapat disebabkan karena air yang masuk saat mencuci motor. Kotoran pada fuel pump akan menghambat semburan bensin yang disalurkan ke injektor. Karena itulah fuel pump harus selalu dijaga kebersihannya.

Untuk mendeteksi apakah fuel pump bermasalah atau tidak, dibutuhkan alat yang bernama gauge meter yang dicolokkan ke fuel pump serta fuel hose yang mengarah ke injektor. Gauge meter mendeteksi permasalahan pada fuel pump dengan cara melihat tekanan pada fuel pump tersebut. Tekanan fuel pump pada setiap motor pada dasarnya berbeda-beda.

Faktor Penyebab Motor Injeksi Brebet

ilustrasi (photo: pixabay.com)

Namun, rata-rata tekanan fuel pump normal adalah di atas 250 Kpa. Dengan kata lain, fuel pump yang masih berfungsi dengan baik memiliki tekanan minimal 250 Kpa. Apabila tekanan fuel pump kurang dari 250 Kpa, itu tandanya ada masalah pada fuel pump. Berikut beberapa faktor yang menjadi penyebab motor injeksi brebet:

  1. Filter udara sudah kotor

Saat fuel pump dibuka, akan terlihat bagian fuel pump yang berwarna putih seperti kapas. Bagian tersebut adalah filter udara. Filter udara yang masih baik dan dapat berfungsi normal berwarna putih, sedangkan filter yang kotor akan berwarna kecoklatan. Filter udara yang telah kotor atau berwarna kecoklatan harus dibersihkan hingga warnanya kembali putih.

Dengan membersihkan filter udara, aliran bensin ke injektor tidak lagi terhambat. Umumnya, filter udara pada fuel pump sudah harus diganti pada interval 12 ribu hingga 14 ribu kilometer. Namun, hal itu tergantung dari kondisi jalanan yang sering di lalui apakah berdebu atau tidak.

  1. Jarak renggang busi kurang tepat

Selain filter udara yang sudah kotor, jarak renggang busi yang kurang tepat juga dapat menyebabkan motor injeksi terasa berat saat digas atau brebet. Cara mengatasi motor injeksi brebet karena jarak renggang busi yang kurang tepat adalah dengan memantau jarak renggang busi. Jarak renggang busi harus dipantau setiap 4 ribu kilometer.

Untuk mengetahui apakah jarak busi sudah tepat atau belum dapat dilakukan dengan cara mengukur celah busi menggunakan puller. Busi lebih baik diganti jika jarak renggangnya sudah lebih dari 1 milimeter atau kurang dari 1 milimeter. Ini karena jarak renggang busi yang kurang tepat dapat menyebabkan pengapian menjadi tidak fokus dan menyebabkan motor injeksi brebet.

  1. Injektor sudah kotor

Selain filter udara dan jarak renggang busi yang harus selalu dicek, kondisi injektor juga harus diperhatikan. Hal ini penting karena kondisi injektor yang sudah kotor juga dapat menjadi penyebab motor injeksi brebet.

Artinya, cara mengatasi motor injeksi brebetsalah satunya adalah dengan menjaga kebersihan injektor.Injektor dapat dibersihkan dari berbagai kotoran dengan cara membersihkannya menggunakan cairan pembersih injektor. Untuk membersihkan lubang injektor dapat digunakan sikat khusus.

  1. Tekanan pompa bahan bakar kurang

Tekanan yang kurang pada pompa bahan bakar juga dapat menyebabkan motor injeksi brebet. Cara mengatasinya adalah dengan melakukan pengurasan tangki bahan bakar. Tangki harus dikuras dari kotoran agar motor tidak lagi brebet. Namun, jika motor injeksi tetap brebet meskipun telah dilakukan pengurasan tangki, artinya fuel pump memang sudah harus diganti.

Motor dengan teknologi injeksi merupakan jenis motor yang semakin banyak diproduksi karena sifatnya yang lebih ramah lingkungan serta lebih hemat bahan bakar. Karena itulah motor injeksi memiliki prospek yang menjanjikan di masa yang akan datang. Selain di lembaga pendidikan formal, pengetahuan tentang motor serta teknologi injeksi juga bisa didapatkan di tempat kursus.

Tempat kursus mekanik motor injeksi adalah tempat yang harus dituju bagi Anda yang ingin menjadi mekanik. Meski begitu, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih tempat kursus mekanik motor injeksi sebagai tempat menimba ilmu sebagai calon mekanik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *