Jenis Capung Yang Hidup di Indonesia

 

Capung termasuk salah satu jenis serangga yang memiliki beragam warna yang cantik. Kedua pasang sayapnya memiliki bentuk yang sekilas seperti jaring atau membran yakni transparan dengan bentuk memanjang. Matanya besar hampir menutupi seluruh bagian kepalanya dengan susunan 30.000 lensa di dalamnya, hal inilah yang membuat capung mampu melihat ke objek yang jauh bahkan mengarah ke belakang. Oleh sebab itu, tidak heran ketika capung sulit ditangkap karena mereka juga bisa mengetahui sesuatu  yang ada di belakangnya. Memiliki antena kecil di bagian kepala serta gigi yang berfungsi untuk memotong dan mencabik makanan.

Terdapat lebih dari 900 jenis capung dengan berbagai ukuran dapat hidup di Indonesia. Adapun mayoritas capung yang ditemukan memiliki ukuran yang besar dengan panjang rata-rata mebcapai 10-12 cm. Sedangkan ukuran terkecil yang ditemukan memiliki panjang 1,5 cm yang berasal dari jenis Agriocnemis. Dari banyaknya jenis capung yang hidup di Indonesia, di bawah ini ialah beberapa jenis yang mudah dikenali:

  1. Capung perut gembung yang berasal dari family Gomphidae, kerap disebut sebagai capung perut gembung karena dalam perutnya terdapat bagian yang menggembung menyerupai bengkak.
  2. Capung mata besar yang berasal dari famili Aeshnidae.
  3. Capung Jarum ialah capung yang memiliki bentuk perut yang panjang dan kecil menyerupai jarum, berasal dari famili Coenagrionidae.
  4. Capung Luncur ialah jenis capung yang terbang terus-menerus tiada henti untuk mencari mangsa, berasal dari famili Libellulidae.

Keempat jenis capung di atas merupakan spesies capung yang banyak dan mudah ditemukan di Indonesia. Sedangkan 900 jenis capung lainnya memiliki persebaran yang tidak merata di Indonesia, mayoritas masih berada di hutan atau kebanyakan daerah-daerah pelosok. Sehingga, hanya terdapat empat famili capung yang mudah kita temui pada kehidupan sehari-hari atau di sekitar rumah, terkecuali di kawasan hutan, kebun dan sejenisnya yang memungkinkan terdapat jenis capung lainnya. Saat ini, beberapa jenis capung sudah mulai punah dan hilang dikarenakan aktivitas manusia yang  menganggu kelangsungan hifup serta penghancuran habitatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *