Majas Litotes

Majas litotes adalah majas yang melukiskan sebuah keadaan dengan kata-kata yang berlawanan. Maksudnya adalah dengan sebuah kenyataan seolah-olah merendahkan diri, padahal maksudnya adalah tinggi. Litotes merupakan majas yang mengecilkan atau melemahkan suatu hal yang positif hingga terlihat seolah menjadi negatif atau bisa dikatakan mengecilkan sebuah kenyataan yang sebenarnya.

Secara bahasa, litotes berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu “lito yang artinya kesederhanaan. Majas litotes memang merupakan salah satu jenis majas yang menggunakan gaya bahasa yang membuat seolah suatu hal atau benda yang diungkapkan menjadi rendah atau lemah dengan tujuan untuk merendahkan diri dan menghindari sikap sombong.

Majas litotes adalah majas yang masuk dalam kategori majas pertentangan. Penggunaan majas litotes bertujuan untuk mempengaruhi orang lain dengan cara merendahkan diri. Dalam pengungkapannya, majas litotes pada umumnya digunakan untuk mengurangi atau melemahkan kenyataan yang aslinya. Litotes juga dapat diartikan sebagai ungkapan yang berupa mengecilkan fakta. Hal ini pada umumnya digunakan untuk menjaga kesopanan, bisa juga untuk menghaluskan pembicaraan. Bagi Anda yang ingin mempelajari tentang majas atau berbagai pengetahuan lainnya, Anda bisa mendapatkan materi secara online melalui situs materibelajar.

Ciri-ciri Majas Litotes

Majas litotes merupakan tata bahasa yang biasanya digunakan untuk merendahkan diri, sebab majas ini lebih menggunakan gaya bahasa yang seolah membuat suatu keadaan menjadi lebih rendah daripada keadaan yang sebenarnya. Berikut adalah beberapa ciri dari penggunaan majas litotes:

  • Majas litotes pada umumnya menggunakan kata-kata yang abstrak guna menggambarkan sebuah maksud dan tujuan dari isi cerita atau puisi.
  • Majas litotes pada umumnya juga menggunakan kata-kata kiasan yang terdapat dalam pilihan kata yang menyamakan satu hal dengan hal yang lain.
  • Majas litotes menggunakan kata pembanding yang meliputi bagai, laksana, bagaikan, layaknya, dan lain-lain.
  • Majas litotes meyampaikan sebuah maksud tertentu yang aslinya tinggi dengan kata-kata tersusun rapi sehingga menjadi terkesan lebih rendah atau lebih sopan.
  • Majas litotes menggunaan kata kiasan untuk dengan pilihan kata yang menyamakan suatu hal dengan yang lain.
  • Majas ini bisa digunakan untuk menyampaikan niat yang tinggi dengan penyusunan kata-kata yang halus dan tetap terkesan sopan.
pxhere.com

Fungsi dan Tujuan Majas Litotes

Majas litotes merupakan majas yang menggambarkan kenyataan dengan tata bahasa yang seolah-olah mengecilkan berlawanan dengan kenyataannya dengan tujuan agar lebih sopan atau merendahkan diri. Majas litotes merupakan jenis majas pertentangan yang pada umumnya digunakan untuk menguatkan kesan lemah lembut dalam setiap ungkapan yang disampaikan, dan juga untuk menciptakan kesan rendah hati.

Dalam pengungkapannya, majas litotes digunakan untuk mengurangi atau melemahkan kenyataan yang terjadi sebenarnya. Dalam hal ini majas litotes dapat diartikan sebagai ungkapan yang berupa mengecilkan fakta. Hal ini pada umumnya bertujuan guna menjaga kesopanan atau menghaluskan tutur bahasa. Majas litotes juga sering digunakan dalam bahasa sehari-hari. Majas ini juga dapat ditemukan dalam berbagai nasihat, pidato, ceramah, puisi, syair, atau yang lain.

Majas litotes memiliki beberapa fungsi yang diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Untuk menciptakan efek kesenangan yang sifatnya imajinatif dalam penggambarannya.
  • Majas litotes juga digunakan untuk menghasilkan tambahan sebuah imajinasi sehingga salah satu hal yang terlihat menjadi abstrak dan akan menjadi lebih konkrit untuk dinikmati.
  • Majas litotes juga dapat menambahkan sebuah intensitas perasaan dari seorang pengarang dalam menyampaikan sebuah makna dan sikap pada setiap pembaca.
  • Majas litotes juga digunakan untuk menjelaskan maksud yang akan disampaikan dengan menggunakan bahasa yang lebih mudah untuk dipahami.
pxhere.com

Contoh Penggunaan Majas Litotes

Majas litotes merupakan majas yang  menggunakan bahasa merendah daripada aslinya. Nuntuk lebih memahami tentang bagaimana penggunaan majas litotes dalam kehidupan sehari-hari, Anda dapat menyimak beberapa contoh yang menggunakan majas litotes sebagai berikut:

  • “Pakailah kemeja jelekku ini untuk mengganti bajumu yang basah karena kehujanan”. Ungkapan “pakailah kemeja jelekku ini” adalah contoh kalimat majas litotes. Kata dalam kalimat tersebut bukan berarti kenyataannya kemeja yang benar-benar jelek, melainkan merendahkan barang tersebut untuk menciptakan kesan yang tidak sombong.
  • “Jika Anda berkenan, silahkan gunakan motor tua ini”. Ungkapan “motor tua” dalam kalimat tersebut bukan berarti kenyataannya adalah motor tua yang jelek, melainkan untuk menciptakan kesan rendah dan tidak sombong mengenai penyebutan motor yang ditawarkan.
  • “Aku hanya punya cinta untuk meminangmu menjadi istriku”. Ungkapan “aku hanya punya cinta” dalam kalimat tersebut bukan berarti kenyataannya dia hanya punya cinta dan tidak punya apa-apa, melainkan untuk menciptakan kesan rendah diri kepada orang yang diajak berbicara.
  • “Tubuh yang lemah ini rasanya tidak pantas untuk mendapatkan gelar sebagai atlet angkat besi terbaik”. Ungkapan “tubuh yang lemah ini” dalam kalimat tersebut bukan berarti kenyataannya memang lemah dan tak berdaya, namun untuk menciptakan kesan rendah diri terhadap orang yang mendengarkan ungkapannya.
  • “Penyanyi dengan suara pas-pasan seperti saya ini sebenarnya tidak pantas satu panggung dengan penyanyi papan atas seperti mas Anji”. Ungkapan “penyanyi dengan suara pas-pasan seperti saya ini” dalam kalimat tersebut bukan berarti kenyataannya memang suaranya tidak merdu, melainkan untuk menciptakan kesan merendah dan terlihat agar tidak sombong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *